SDA pada Kabupaten Sumedang bisa dibilang cukup banyak dan potensi tersebut bisa membuahkan hasil kepada rakyatnya dan perekonomian kabupaten tersebut sehingga rakyatnya pun bisa tinggal dan hidup dengan nyaman.Kecamatan yang paling luas wilayahnya adalah Kecamatan Buahdua dan yang paling kecil luas wilayahnya adalah kecamatan Cisarua. Bentuk wilayah Kabupaten Sumedang, terlihat bahwa luas lahan yang tidak diusahakan relatif sangat kecil dibandingkan dengan luas lahan yang sudah diusahakan. Hal ini menunjukan bahwa Kabupaten Sumedang memiliki Sumber Daya Alam memadai yang siap diolah. Luas lahan yang berupa sawah dan terbesar adalah luas lahan berupa Hutan Negara. Hal ini memperlihatkan bahwa luas wilayah kabupaten Sumedang didominasi oleh kehutanan dan pertanian.
Sabtu, 19 September 2015
Rabu, 16 September 2015
PROFIL DAN ARTI LAMBANG KOTA SUMEDANG
PROFIL KOTA
SUMEDANG
Provinsi : Jawa Barat
Dasar Hukum : Undang-Undang tahun 1950
Tanggal : 22 April
Ibu Kota : Kota Sumedang
Pemerintahan :
- Bupati : Drs. H. Ade Irawan, M.Si.
- Wakil
Bupati : Ir. H. Eka Setiawan, Dipl., S.E., M.M.
Luas : 1.522,21 km2
Populasi :
- Total : 1.112.153 jiwa (2007)
- Kepadatan :730,62 jiwa/km2
Demografi :
- Bahasa : Sunda, Indonesia
-
Kode area telepon : 0261 dan
022(wilayah Tanjungsari, Jatinagor, Cimanggung, dan Sukasari)
Pembagian administratif
- Kecamatan : 26
- Keluruhan : 277
ARTI LAMBANG KOTA SUMEDANG
kaki tembok dan lima buah anak – anak
tangga
Sejarah Kabupaten Sumedang
Kami dari kelas XI IPA 2 SMAN 8 DEPOK kelompok 10 PLH ingin menjelaskan hal hal tentang Kabupaten Sumedang
Kabupaten Sumedang mempunyai sejarah dengan mengalami beberapa peristiwa penting yaitu :

- Diawali dengan sebuah kerajaan bernama kerajaan Tembong Agung dengan pemimpin bernama Prabu Galuh Hadji Adji Putih dilanjutkan oleh Prabu Tuntang Buana , kerajaan Tembong Agung berubah nama menjadi kerajaan sumedang larang.
- Pada abad ke-16, kekuasaan padjadjaran berakhir setelah diserang laskar gabungan dari Kerajaan Banten, Pakungwati, Demak dan Angke. Sumedang Larang tidak runtuh karena sebagian besar rakyatnya memegang keyakinan agama Islam.
- Puncak kejayaan kerajaan Sumedang Larang pada masa pemerintahan Pangeran Angka Widjaya.
- Pada masa pemerintahan Pangeran Angka Widjaya diterapkan sistem pemerintahan Kabupaten.
- Pangeran Angka Widjaya ditetapkan sebagai Prabu Sumedang Larang oleh Prabu Siliwangi pada tanggal 22 April 1579 maka dari itu 22 april diperingati sebagai hari Kota Sumedang.
Langganan:
Postingan (Atom)

